Teknologi Nanobubble, Solusi Cerdas untuk Perikanan - Cheria Oxy Water

Teknologi Nanobubble, Solusi Cerdas untuk Perikanan

Teknologi Nanobubble
Image : nanobubble.id

Mungkin Anda masih penasaran dan ingin tahu, apa sih sebenarnya nanobubble itu? Lalu untuk manfaatnya bagi perkembangan ikan dan udang? Apakah alatnya mahal atau tidak? Yup, sederet pertanyaan tersebut mungkin saja akan muncul di benak Anda, terutama bagi yang baru pertama kali mendengar teknologi nanobubble.

Jadi secara sederhana, teknologi nanobubble ini mampu menghasilkan gelembung berukuran nano (70-200 nanometer). Ukurannya sangat kecil secara signifikan mampu meningkatkan kandungan oksigen di dalam ekosistem perairan. 

Air yang beroksigen tinggi, diklaim mampu untuk meningkatkan pertumbuhan ikan dan udang hingga sebesar 40 persen. Sebagai contoh, jika kita budidaya ikan dengan menggunakan air biasa, maka pertumbuhan ikan selama 3 bulan hanya mencapai 1 kg saja. Sementara dengan menggunakan nanobubble bisa mencapai 3-4 kg.

Teknologi Nanobubble

Prinsip kerjanya seperti apa sih? Teknologi ini akan menginjeksi atau memasukkan gas, baik nitrogen, oksigen atau ozon ke dalam cairan, lalu akan menghasilkan gelembung yang sangat kecil hingga dapat larut ke air. Gelembung yang sangat halus tersebut mampu memberikan asupan udara yang maksimal bagi ikan dan udang, karena gelembung halus tersebut tidak cepat naik ke permukaan air.

Bahkan oksigen yang berkuran nano tersebut mampu bertahan di air kolam selama 30 hari. Berbeda dengan gelembung biasa yang hanya mampu bertahan beberapa menit saja. Dengan demikian akan meningkatkan transparansi air, menurunkan bakteri e-coli, oksigen terlarut dan beragam parameter kualitas air lainnya.

Menurut para ahli, air yang kaya dengan oksigen akan membuat ikan menjadi lebih sehat, tidak mudah sakit dan mampu mencegah bakteri yang merugikan di air, sehingga ikan bisa tumbuh kembang dengan sangat baik. 

Jika Anda menggunakan aerator (gelembung biasa) biasanya gelembungnya berukuran besar dan akan pecah di atas dan kandungan oksigennya yang terlarut juga sangat sedikit. Jika dihitung, paling besar hanya mencapai 4 ppm (part per million). Sementara dengan nanobubble bisa mencapai 11 ppm.

Konklusi

Teknologi Nanobubble

Keunggulan nanobubble yang diterapkan pada ekosistem perairan akan membawa dampak yang cukup signifikan terhadap meningkatnya pertumbuhan ikan dan udang. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak mengekspor udang ke luar negeri.

Dengan menerapkan teknologi nanobubble, maka Anda dapat :

  • Menjaga kualitas air kolam tetap bersih
  • Menambah kadar oksigen, sehingga membuat hewan air (ikan dan udang) lebih sehat
  • Ikan dan udang tidak mudah mati akibat kekurangan oksigen
  • Panen udan dan ikan meningkat berkali lipat
  • Pertumbuhan ikan dan udang cukup signifikan
  • Ikan dan udang jauh lebih sehat dan berukuran besar
  • Membunuh bakteri-bakteri yang ada di air kolam/tambak

Jadi bagi Anda yang berbisnis ternak ikan maupun udang, manfaatkan teknologi nanobubble untuk peningkatan produktivitas hasil panen ikan dan udang. Apalagi harga 1 unit mesin nanobubble cukup terjangkau. Urusan harga tidak jadi masalah, jika Anda mendapatkan hasil panen yang berlipat-lipat jika dibandingkan ternak ikan atau udang tanpa menggunakan mesin nanobubble.

Previous
Next Post »
Add Comments


EmoticonEmoticon

iklan banner