Hadirnya Mesin Nanobubble. Pembuatnya Mendapatkan Pendanaan 825 Juta! - Cheria Oxy Water

Hadirnya Mesin Nanobubble. Pembuatnya Mendapatkan Pendanaan 825 Juta!

Mesin Nanobubble
Image : nanobubble.id

Sebagai distributor mesin nanobubble, Cheria Oxy Water sangat tertarik untuk mengulas mesin nanobubble, yang mana teknologi ini ternyata memiliki peranan yang cukup penting untuk meningkatkan hasil panen udang maupun ikan. Tidak hanya itu saja, teknologi nanobubble bisa diaplikasikan juga sebagai pembersih udara anti virus. Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel : Alat Pembersih Udara ATTACT Ampuh Cegah Virus Covid-19.

Di kesempatan kali ini, kami ingin menyajikan artikel ringan awal dibuatnya mesin nanobubble. Seperti dilansir dari detikinet.com, pencetus nanobubble terdiri dari dua anak muda yang memiliki latar belakang berbeda. Adalah Hardi Junaedi dan Dedi Cahyadi yang mendirikan nanobubble dan keduanya pertama kali bertemu pada tahun 2018.

Di tahun 2018 ide untuk investasi udang berawal dari Dedi. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat udang merupakan salah satu komoditas ekspor terbaik dari Indonesia, yakni hampir mendominasi sektor perikanan sekitar 60 persen. Sementara Hardi yang menggeluti tentang nanobubble.

Di tahun 2017, Hardi telah mulai mengembangkan mesin aerator berteknologi nano. Mesin ini pun telah terintegrasi dengan IoT, sehingga bisa lebih mudah diakses melalui ponsel para petambak. Akhirnya, Dedi dan Hardi pun mulai berkolaborasi di tahun 2018. 

Fungsi Mesin Nanobubble

Mesin nanobubble memiliki fungsi utama sebagai penghasil gelembung berukuran nano yang mampu meningkatkan kadar oksigen di dalam air. Dengan menggunakan teknologi nanobubble, kadar oksigen mampu meningkat hingga dua kali lipat, dibanding kadar oksigen normal di air sekitar 2 - 4 ppm.

Benefit Mesin Nanobubble
Image : nanobubble.id

Air yang memiliki kadar oksigen yang tinggi, tentu saja kualitasnya jauh lebih baik. Tidak hanya itu saja, air beroksigen tinggi juga mampu mengatasi virus dan bakteri, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan udang.

Sebenarnya mesin yang digunakan nanobubble merupakan mesin berteknologi tinggi dan cukup mahal jika harus import. Namun Hardi dan Dedi sanggup membuat serta mematenkan mesin tersebut dengan peneliti Fisika LIPI.

Meski terbilang baru, nanobubble telah menorehkan kisah sukses. Bahkan telah membantu beberapa petambak untuk meningkatkan hasil panen hingga empat kali lipat dibanding hasil panen pada umumnya.

Saat ini nanobubble masih fokus untuk membantu meningkatkan hasil panen para petambak udang. Tidak hanya udang, tapi juga sudah mulai digunakan untuk tambak bandeng dan kerapu. Namun tidak tertutup kemungkinan, ke depannya nanti teknologi nanobubble juga bisa diterapkan di beberapa sektor lainnya, seperti pertanian hidroponik.

Pendanaan 825 Juta di Thinkubator Startup Competition

Di ajang Thinkubator Startup Competition, dengan mengandalkan "proyek" mesin nanobubble sebagai startup di bidang perikanan, Dedi dan Hardi membawa misi yang sangat sederhana, yakni 'membahagiakan udang'. Dengan mengandalkan teknologi nano tersebut, serta dukungan internet of things (IoT), mereka ingin membantu hasil panen meningkat berkali lipat dan meningkatkan kesejahteraan petambak udang.

Selain itu, terdapat tiga manfaat utama dari hadirnya teknologi nanobubble :

  • Peningkatan produktivitas panen
  • Memberikan solusi di bidang teknologi dalam dunia perikanan
  • Membantu peningkatan devisa negara, karena sekitar 80 persen hasil panen udang akan diekspor ke luar negeri

Berkat inovasinya yang memberikan manfaat sangat luas, mereka behasil merebut hati ketiga juri Thinkubator dan mendapatkan pendanaan sebesar Rp. 825 juta.

Salam Sehat

Previous
Next Post »
Add Comments


EmoticonEmoticon