Mesin Generator Nanobubble Ciptakan Peluang Bisnis di Beberapa Industri - Cheria Oxy Water

Mesin Generator Nanobubble Ciptakan Peluang Bisnis di Beberapa Industri

Industri Perikanan Pakai Teknologi Nanobubble
Image : lipi.go.id

Teknologi nano bubble dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk Indonesia, baik untuk produk-produk yang berbasis agro, sektor perikanan, sektor pertanian hingga lingkungan dan kesehatan. Nano bubble merupakan sebuah teknologi yang menjanjikan, yang dianggap mampu menjadi game-charger untuk meningkatkan produk-produk unggulan. Sehingga menciptakan peluang bisnis di beberapa sektor industri.

Kegunaan dari teknologi nano bubble ini adalah memungkinkan habitat ikan air tawar dan air asin bisa hidup secara berdampingan. Selain itu juga membantu meningkatkan produktivitasnya. Berbeda dengan nano bubble, macro bubble akan segera terangkat dari dalam air. Sementara nano bubble bersifat stagnan, sehingga lebih lama menjaga kadar udara di dalam air.

Berbeda ukuran bubble, maka berbeda pula sifatnya, di mana surface area pada bubble biasa 1:1 akan menjadi 1:100 pada bubble, dengan jumlah partikel yang meningkat hingga 1 juta kali. Kecepatan bubble untuk ke atas juga lebih lambat dari bubble biasa (mendekati nol).

Bidang Perikanan

Nano bubble memiliki kemampuan untuk mempersulit virus saat virus tersebut menempel pada objek yang ditujunya. Hal ini disebabkan ukuran molekul air pada nano bubble yang juga menyerupai ukuran virus. Dengan demikian, nano bubble dapat digunakan untuk menstrerilisasi, membersihkan hingga membunuh bakteri dan juga virus.

Kepala Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI, Nurul Taufiq Rochman, merupakan salah satu pakar teknologi nano bubble memprediksi bahwa teknologi nano bubble dapat merevolusi banyak hal. Misalnya, fungsi pupuk urea yang akan tergantikan oleh mesin-mesin nano bubble yang memproduksi Nitrogen.

Teknologi nano bubble juga dapat diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan, di antaranya medical care / pharmaceutical, manufacture, chemical, water treatment, cosmetics dan food. Nurul juga mengatakan teknologi nano bubble juga turut membawa peluang dan tantangan dalam peningkatan daya saing bangsa.

Adapun tujuan penerapan teknologi nano bubble pada budidaya ikan dan udang adalah untuk meningkatkan produktivitas komoditas. 

Bidang Pertanian

Dari bidang pertanian, penerapan teknologi nano bubble dengan cara percepatan proses germinasi dan breaking dormancy. Sebagai contoh, di Jepang, telah memanfaatkan plant factory untuk mempercepat pertumbuhan sayur dengan hasil yang lebih bagus.

Teknologi nano bubble mampu meningkatkan ROS (Reactive Oxygen Species) menjadi lebih banyak. ROS sendiri dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas benih tanaman.

Teknologi nano bubble juga terbukti efektif menghasilkan proses germinasi yang lebih cepat pada tanaman barley seeds. Pada tanaman soybean, nano bubble mampu menghasilkan tumbuhan yang lebih panjang dibanding hasil yang biasanya.

Nano bubble juga dapat digunakan untuk breaking dormancy atau mempercepat masa tidur benih sebelum dapat ditanam kembali. Sebagai contoh padi yang masa dormansi setelah panennya sekitar 2 - 3 bulan, dapat dipercepat hingga menjadi 3 hari. 

Previous
Next Post »
Add Comments


EmoticonEmoticon